Minggu, 28 April 2013

AKUNTANSI INTERNASIONAL


AKUNTANSI INTERNASIONAL

BAB 1 PENDAHULUAN
Akuntansi: sebuah bahasa bisnis
Dilihat dari perspektif pelaksana, akuntansi merupakan alat untuk menyampaikan informasi keuangan dari sebuah entitas usaha yang melakukan kegiatan bisnis. Dilihat dari perspektif pemakai, dengan akuntansi dapat diperoleh informasi keuangan yang dibutuhkan.
Perkembangan praktik akuntansi
            Praktik akuntansi pada umumnya akan terus berubah sesuai dengan kebutuhan baik itu sebagai penyedia informasi maupun kebutuhan pencari informasi tersebut. Sebelum perang dunia kedua, pengaruh akuntansi Inggris mendominasi seluruh negara berbahsa Inggris dan pengaruh Perancis-Jerman menembus negara yang menerapkan hukum undang-undang seperti Belgia. Pada tahun 1990-an AS merupakan kekuatan gemilang dalam akuntansi global. Diversitas akuntansi merupakan rintangan terhadap globalisasi bisnis dan arus dana sudah dirasakan sejak 1960-an. Untuk mengikis hal tersebut, dibentuklah IASC (International Accounting Standards Committe) pada tahun 1973 yang pada tahun 2000 direstruksisasi menjadi IASB (International Accounting Standards Board).
Pengertian Akuntansi Internasional
            Ada 2 tipe akuntansi yaitu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Tujuan akuntansi manajemen adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan manajemen yang merupakan pihak internal perusahaan, di dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan perusahaan.  Sedangakan tujuan akuntansi keuangan adalah memberikan informasi keuangan yang bermanfaat bagi pihak eksternal dalam pengambilan keputusan ekonomi.



BAB 3 KLASIFIKASI DAN AKUNTANSI KOMPARATIF

Tujuan dari klasifikasi sistem akuntansi dan pelaporan adalah :
1.)           Sejauh mana kesamaan atau perbedaan antar akuntansi
2.)           Pola perkembangan sistem akuntansi nasional individu
3.)           Faktor-faktor yang menyebabkan mengapa beberapa sistem mempunyai pengaruh yang dominan sementara yang lain tidak
Pendekatan yag digunakan dalam klasifikasi ada 2 yaitu :
1.)           Pendekatan Deduktif
Diindentifikasikan faktor-faktor lingkungan yang relevan dan dengan menghubungkan faktor-faktor ini  dengan praktik akuntansi nasional, disusun pola penggelompokan internasional.
2.)           Pendekatan Induktif  
Penggelompokan dilakukan berdasarkan praktik akuntansi nasional dan kemudian langsung disusun penjelasan mengenai faktor-faktor ekonomi, sosial, politik, dan budaya yang terkait dengan klasifikasi tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar